Kenali Aku

Coba kenali aku! Lekuk tubuhku mungil, tiada seorang pun peduli. Coba dekati aku! Suaraku lirih, tiada kau dengar dan pahami. Coba cintai aku! Jiwaku samar, tiada kau mampu raba rapuhku. Tersudut, di antara ilalang dan semak perdu. Terabai, di pucuk-pucuk alam nan permai. Namun aku ada…untuk terus menatapmu, menyayangimu, dan memberi bias tawa untukmu.

Aku adalah dandelion, bunga liar yang terabaikan. Diambil untuk pelampiasan kebosanan dan kemudian habis terhempas hembusan nafas. Aku tak cantik tak juga elok dipandang mata. Aku adalah bunga rumput liar…

Sebut namaku dan kau akan mengerti. Aku masih sendiri di sini dengan hati sepi. Menatap pekat pada percumbuan ufuk dan senja. Namun aku adalah si mungil pemimpi. Terkadang aku terinjak, terserabut, dan juga mengering. Dandelion di sudut pekarangan, itulah aku. Kutahu namaku, karena gadis itu memanggilku begitu. Dandelion mungil..aku menyayangi ketegaranmu, seperti aku menyayangi harapan-harapanku. Begitu gadis itu selalu berucap tatkala menyentuh rapuhku…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: